Kamis, 25 Desember 2025

Sebuah gitar lawas


Sebuah gitar lawas, belinya seken (bekas) , waktu itu dibelikan Almarhumah Ibu dengan harga yang sangat terjangkau. Bisa dikatakan atau dikategorikan gitar sayur, karena berbahan triplek biasa, neck & fretboard jadi satu ( hanya selonjor kayu yang ditempeli fret), tidak tanam besi (trusrod), ringkih, tidak bisa di tuning standard, kalaupun dipaksa tuning std, harus pakai capo. Sering dibawa ke tempat mengajar dan dipinjam anak-anak , bahkan sampai lupa berminggu - minggu berpindah tempat, dari kantor security, kelas - kelas, ruang BP. Sekali gitar itu pulang bisa dipastikan ada senar yang putus, beberapa scratch, kadang juga retakan tipis. Yang pernah pegang gitar ini pasti ingat dengan sound khas ala gitar yang sangat tidak premium namun bisa memberi kesan yang timeless. Seringkali dipakai jamming di akhir pekan hingga malam, sekedar refresh setelah mengajar seminggu. Jamming dengan keyboard, cajon, dan satu lagi gitar tambahan. Sekarang gitar ini tidak difungsikan sebagai mana mestinya karena sudah tidak memungkinkan dipasang senar, cukup menjadi prasasti, monument, sejarah bermusik. Gitar adalah jasad yang membutuhkan ruh dari jari - jari yang menyentuhnya untuk menciptakan harmony dan vibrasi energy dari tiap resonansi yang dihasilkan.

#gitar #akustik #gitarakustik

Rabu, 24 Desember 2025

Gladi bersih wisuda s1


Dari kiri: Tri Wibowo, Ari Amnan, Agus Juwi Wahono 

Foto kegiatan bersama MGMP Bahasa inggris SMK Kabupaten Ngawi


Dulu sewaktu mengajar Medio 2014 - 2016 pernah didapuk menjadi Sekretaris umum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMK se Kabupaten Ngawi. Foto diatas ialah foto terkahir kala berkegiatan bersama Bapak/Ibu guru pengurus MGMP. 

Sidang skripsi


Foto dokumentasi setelah mengikuti sidang skripsi di tahun 2011. Waktu itu terasa sangat nervous sekali kala antri di luar untuk ujian / sidang skripsi sebagai penentu hasil akhir dari proses belajar selama 4 tahun di STKIP PGRI Ngawi. Satu per satu bergantian untuk menjalani ujian/sidang, dan yang unik ialah teman - teman kala itu memerlukan sekitar 30 - 40 menit untuk ujian/sidang, sedangkan saya hanya 10 menitan saja 😂😁😎. 

Waktu itu Dosen pembimbing saya ialah Bp. Zainal Abiding, M.Pd & Bp. Rochim yang juga mengajar di IKIP PGRI Madiun. Saya menyusun skripsi dengan judul "The effectiveness of bilingual podcast in improving students listening skill" , waktu itu ambil bilingual podcast karena Suka kegiatan Bahasa inggris yang disajikan oleh Kangguru Indonesia sebagai Lembaga nirlaba dari Australia.

Jadi pengajar Di Primagama English Tulung Agung


Dulu waktu jaman kuliah S1, tepatnya setelah sidang skripsi, sambil mengerjakan revisi dan memanfaatkan waktu jeda menuju wisuda, pernah menjadi tentor atau pengajar di Primagama English (PE) Tulung Agung. Di sebuah sore yang cerah di kala menikmati momentum lega karena sudah melewati proses sidang skripsi sekitar awal tahun 2011an, tiba - tiba terlihat pengumuman job vacancy ada sebuah Lembaga Bahasa inggris yang namanya Primagama English sedang mencari tenaga pengajar, langsung saja tertarik dan membuat surat lamaran pekerjaan untuk apply, dan alhamdulilah keterima. Primagama English atau disingkat PE ialah salah satu produk dari Bimbel Primagama yang concern Di Bahasa Inggris. 

Sebuah pengalaman unik ketika mengikuti kelas pembekalan di Tulung Agung ialah ketika baru saja sampai Di kantor PE langsung diajak makan siang, awalnya semangat karena memang lapar dan capek karena perjalanan jauh. Tempat makan siang terletak di sebelah Kiri dari kantor PE, satu hal yang membuat shocked ialah semua menu makanan berbasis ikan 😁😎,  langsung down karena bingung harus bagaimana, karena diri ini phobia sama ikan, gak tahu antara phobia dan alergi.

Waktu itu menu yang disajikan ialah gulai ikan 😁, ikannya besar utuh satu piring penuh. Akhirnya saya paksa makan nasi putih sama sedikit kuahnya, ikannya tak biarin. Btw, kuahnya amis, jadi ketika makan langsung di telan tanpa proses kunyah 😂

Safari Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 30 Agustus 2025

Setelah Bel pulang sekolah berdering

Foto (2016); dari kiri Endras dwi (Security), Saya Ari Amnan, dan Endri andika (Staff TU) 

Sekitar pukul 02.30 setelah anak - anak SMK pulang, dan kelas kelas telah terkunci, kosong tak berpenghuni. Dan rutinitas yang ampuh untuk melepas lelah setelah mengajar seharian ialah bermain musik. 

Biasanya Kami membeli gorengan, nasi kucing, dan kopi terlebih dahulu untuk dimakan bersama. kebersamaan seperti ini ialah sebuah moment yang mahal, karena selain moment relax bermain musik, di moment seperti inilah kami merasa Di recharge kembali agar besok siap kembali memulai hari dengan penuh semangat.

Gitar yang kami miliki tak pernah dibawa pulang, karena sering dipinjam anak - anak kala jam istirahat seperti pada umumnya anak SMA Untuk pamer skill atau sekedar menyanyikan lagu yang sedang hits di masa itu.


Bukan sebuah kebetulan



Bukan sebuah kebetulan
(Composer & Author: Ari Amnan)


Intro
Verse
Yang ada hari ini bukanlah kebetulan
Semua yang terjadi adalah proses panjang
Setiap bingkai kisah yang terjadi padamu
Tak pernah terfikirkan tak pernah terandaikan
Chorus
Tak ada yang bisa berlari menghindari juga sembunyi
Dari semua uji dan takdir dari semua yang telah tergaris
Tak ada yang mampu menahan pun menutup semua jalan
Dari semua yang ditetapkan dari semua yang dituliskan
Interlude
Chorus
Tak ada yang bisa berlari menghindari juga sembunyi
Dari semua uji dan takdir dari semua yang telah tergaris
Tak ada yang mampu menahan pun menutup semua jalan
Dari semua yang ditetapkan dari semua yang dituliskan
Tak ada yang bisa berlari menghindari juga sembunyi
Dari semua uji dan takdir dari semua yang telah tergaris
Tak ada yang mampu menahan pun menutup semua jalan
Dari semua yang ditetapkan dari semua yang dituliskan

Song title: Goda
Producer: Ari Amnan https://instagram.com/ari_amnan_id
Lead vocal: Ardi Aero 
Composer & Author: Ari Amnan
Sound engineer: Ari Amnan
Music publishing: BagBeat music https://instagram.com/bagbeatmusic

#ariamnan #musik #musikindonesia #rock #bukansebuahkebetulan #linkinpark

Kamis, 21 Agustus 2025

Pengalaman menjadi penyiar 😀


Tak pernah terfikirkan sebelumnya, bisa menjadi volunteer di sebuah program English Broadcast on Radio Suara Ngawi, sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh Australia-Indonesia partnership (Kemitraan Indonesia - Australia) dan dijalankan oleh Indonesia Australia Language Foundation (IALF) tepatnya di tahun 2012 hingga 2014.  Waktu itu secara tidak sengaja diminta seorang rekan mengajar, Pak Adly namanya, seorang guru bahasa jepang yang juga menjadi ketua sebuah komunitas Bahasa "Ngawi English Community" , ketika itu beliau meminta saya untuk menggantikan Posisi sebagai brodcaser sementara, karena ada kepentingan di luar negeri. Pada awalnya saya menolak, karena saya merasa tidak punya pengalaman dalam berbicara dengan microphone dan menggunakan bahasa inggris Pula, yang kedua adalah penyakit klasik bangsa kita yaitu "Inferior", karena waktu itu saya merasa kurang percaya diri, lulusan kampus local (daerah) yang kurang kompeten. Namun, karena semangat belajar & rasa ingin tahu tentang pengalaman menjadi broadcaster cukup tinggi, saya pun memberanikan diri dan siap menjadi volunteer sebagai broadcaster. 

Dari menjadi broadcaster akhirnya pernah beberapa kali diminta oleh Dinas pariwisata setempat untuk menerima kunjungan dari turis Jerman & Belanda.

Alhamdulilah, banyak ilmu dan pengalaman selama menjadi English broadcaster meski hanya Di radio lokal. Dari kegiatan tersebut ternya memberi dampak positive bagi skill speaking saya yang semakin terasah.


Rabu, 30 Juli 2025

Musywil KAHMI Jawa Timur 2016



Waktu itu saya berangkat ke Malang bersama kanda Imron hanafi, dan kanda Agus musa. Kanda Imron ialah alumni HMI cab. Surabaya, tepatnya korkom Sunan Ampel, sedangkan kanda Agus musa alumni HMI cab. Jember tepatnya Iain Jember, dan saya sendiri alumni HMI cab. Ponorogo.

Kami bertiga berangkat ke malang dengan menaiki Honda accord milik kanda Agus. Uniknya dari perjalanan ini bahwa kami mengalami kejadian aneh, beberapa kali mobil mengalami trouble hingga terpaksa istirahat. Sekitar 5 kali kita berhenti karena mobil mengalami overheat alias panas berlebih, setelah perbaikan radiator pun ada masalah lagi yaitu AC pendingin dalam mobil pun rusak hingga perjalanan terasa panas dan membuat mas Agus selaku driver merasa kelelahan.

Sampai di kediri kita istirahat, sambil menunggu ganti oli mobil, mas Imron bertemu dengan sahabat lamanya yang sama - sama aktifis kampus di IAIN Sunan Ampel Surabaya, mereka nampak sumringah mengenang nostalgia masa kuliah yang penuh perjuangan dari naik angkot, trik melipat baju agar muat banyak di tas, cari beasiswa, drama deadline skripsi, hingga politik kampus. Selesai ganti oli Kita sepakat untuk kembali ke Ngawi karena merasa aneh, dari awal perjalanan mobilnya selalu bermasalah. Mas Agus dan mas Imron pun berseloroh "Jangan - jangan acara musywil KAHMI ini tidak berkah? Kok ada saja kendalanya". 😁

Dalam perjalanan kembali ke Ngawi, Kita mampir di nganjuk untuk sholat ashar. Selesai sholat ashar, tiba - tiba mas Agus melihat HP dan tertulis "Ditunggu para senior di malang, jangan sampai tidak hadir". Mas imron pun bilang ayo lanjutken perjalanan ke malang anggap saja Mobil yang bermasalah dari pagi itu ujian.

Kami berangkat kembali ke Malang sekitar pukul 15.20, anehnya mobil tidak punya kendala sama sekali dan lancar, dan tiba di lokasi musywil di malang sekitar pukul 20.30 di sana saya melihat banyak sekali para alumni HMI lintas generasi dari yang baru kuliah, professor, dari pengusaha, ulama, politisi, pejabat publik, petani, wartawan, DLL. ada .

Di sana saya bertemu mas Fahim yang dulu pernah menjadi MOT waktu saya mengikuti Intermediate training (LK2) di Bojonegoro, kami banyak sharing, diskusi tentang isu terkini, dan tak lupa nostalgia waktu LK 2 dulu.

Selama forum musywil berjalan, suasana nampak lancar, ada sedikit dinamika para kandidat presidium yang mewarnai dan memberi nuansa lebih meriah di malam itu. Selebihnya di link ini Musywil KAHMI Jawa Timur 2016

Besoknya kami bertiga kembali ke Ngawi dengan semangat baru untuk menghidupkan MD KAHMI Ngawi.


Selasa, 22 Juli 2025

Pertama kali mengikuti international conference on linguistics

Waktu itu pertama kali ikut international conference karena dorongan teman kuliah beliau adalah Mbak (Ibu) Lilik Istiqomah, pengajar di UIN Surakarta yang saat ini sedang menuntaskan PhD di Australia. Kala itu beliau mengirim saya sebuah forward flayer event tersebut dan bilang "silahkan ikut, itung itung cari pengalaman tentang academic writing", saya pun bilang "Insyaallah ikut mbak," padahal dalam hati saya dilema karena baru saja judul thesis saya Di ACC oleh 1st supervisor Prof. Dr. Anam sutopo yang kala itu beliau menjadi secretaris rektor UMS, masak iya langsung acara akademik yang diikuti lintas negara dan universitas dan sempat terbesit dalam hati ragu dan inferior,karena article yang di submit tentu melewati proses screening yang ketat, dan banyak applicant yang join. 

Beberapa hari setelah submit abstract, Di HP muncul notif bahwa abstract saya diterima dan dimohon untuk segera menuntaskan full paper. Alhamdulilah, satu langkah terlewati meskipun baru abstract, dalam proses Pengerjaan paper saya selalu minta tolong bantuan Mbak Lilik untuk memberi masukan terkait research ataupun semua hal tentang academic writing, karena saya tahu kapabilitas beliau sangat credible karena menjadi reviewer di beberapa journal baik dalam dan luar negeri. 

Notif email di HP pun muncul kembali degan pesan bahwa paper saya diterima dan wajib mengikuti event international conference on linguistics 2018 dari hari pertama hingga akhir. Alhamdulilah, senang sekali waktu itu di satu sisi nervous juga karena harus bersiap untuk dikuliti atas pertanggung jawaban paper yang saya presentasikan di depan para intellectual dan akademisi. Satu waktu ketika merevisi paper, saya secara tak sengaja bertemu Prof. Anam, beliau tiba tiba menyapa dengan nada tegas "Sudah sampai mana thesis nya ? Ayo segera dimulai! Di Dunia ini hanya Allah yang sempurna, segera dimulai! Jangan nanti - nanti!,  saya pun jawab, Siap Prof ! Dengan gagap dan terkaget, karena fikiran terbagi dua, menuntaskan paper karena deadline, dan segera setor chapter 1 untuk thesis. hari berganti hari, paper saya tuntaskan terlebih dahulu dengan pertimbangan international conference merupakan event penting untuk meningkatkan kualitas dan mental dalam akademik, dan pasti bermanfaat untuk tulisan atau penelitian berikutnya apa lagi penysusunan penelitian S2 thesis yang dimana saya membutuhkan brainstorming lebih.

 Dugaan saya ternyata tidak meleset, event ini memang tidak sembarangan yang ikut ialah para dosen lintas universitas se Indonesia dan mahasiswa pascasarjana lintas universitas pula, hari pertama terasa berat ndredeg, nervous, bingung, dan materi presentasi yang sudah terekam di memori otak mendadak kacau. para Pemateri/penyaji/expert satu per satu menyajikan presentasi yang memukau dan mind blowing tentang linguistics, hingga tiba waktunya schedule presentasi paper yang sudah tersusun rapi di rundown untuk segera dimulai, Alhamdulilah saya melewati sesi tersebut dengan lancar meski banyak kritik, saran, dan masukan yang saya terima. Banyak pengalaman yang saya dapat dari forum tersebut, banyak pula knowledge yang diraih dari gagasan teman teman lainya yang mengikuti presentasi tersebut, membuat saya lebih semangat untuk banyak baca, menulis, riset.

Senin, 21 Juli 2025

Gak semua bule bisa berbahasa Inggris


Waktu itu sekitar tahun 2012, selain menjadi guru Bahasa Inggris, penyiar radio bahasa inggris, saya juga kedapatan sidejob. Tepatnya guide, karena waktu itu benteng pendem baru dibuka untuk umum, dan kebetulan banyak turis asing dari inggris, belanda, Jerman yang singgah untuk plesiran

Pada satu moment, saya dapat telephone dari dispora Ngawi dengan kata kata kira - kira seperti ini " Halo mas ! Hari ini kita akan kedatangan turis dari jerman sekitar 33 orang,  segera merapat ke notosuman (Restaurant) ya jam 09.30, kita prepare untuk welcoming sebelum menuju ke benteng pendem", saya pun menjawab "Siap, Pak! " Di notosuman kami briefing sebentar sekalian menikmati menu lunch sajian khas notosuman 

Setelah sampai di benteng pendem, saya introduction dengan para turis, dan didampingi pak sarwo selaku juru kunci lokasi. Setelah beberapa menit interaksi, ternyata dari 33 turis bule tersebut hanya 11 orang yang faham Bahasa Inggris 😁.

Aktivis lingkungan (RT)


Kehidupan sosial di desa masih kuat gotong royongnya. Salah satunya yaitu kegiatan sinoman, yaitu kegiatan ketika salah satu tetangga punya hajat, maka warga satu RT harus siap membantu dari awal hingga selesai acara. Bravo untuk kita orang desa 🤟😎

Pikenik di Candi gedong songo (2018)


Foto ini diambil sekitar tahun 2018 bersama teman - teman kuliah pascasarjana UMS dalam rangka silaturahim dan plesiran.

Dari kiri Yusuf Arif purwono (salatiga), Danang catur (Sragen), Fitri fuzi (Sukabumi), Wina sari (Medan), Rini agustina (Medan), Bayu agung prastowo (Semarang), Dan saya sendiri Ari Amnan (Ngawi).

Musisi kampus 😁


Ketika kuliah S1 dulu kerap kali ikut memeriahkan event event kampus, dari acara Opspek tiap awal tahun akademik, acara pementasan teater, acara HMJ, dan lain - lain.

Uniknya, setelah mengisi acara saya sering mendapat bayaran 2M (Maturnuwun Mas !) dan satu kotak snack. 😁

Alhamdulilah, masih ada yang berbaik hati memfoto kala itu 😀. Thanks man teman.

English coaching di panti asuhan Asyarifah Beran Ngawi


Di sekitar tahun 2015, pernah berkesempatan menjadi relawan di panti asuhan Asyarifah Beran Ngawi. Kala itu Saya memberikan kelas English speaking skills bagi adik - adik panti asuhan, dengan harapan agar kelak memiliki softskill yang bermanfaat di kemudian hari.

Foto diatas diambil ketika pembukaan kegiatan dengan Doa yang dipimpin langsung oleh Ibu pimpinan panti asuhan, lupa siapa nama beliau. Semoga sehat selalu ibu, sudah mendermakan waktu, fikiran, dan tenaga untuk umat.

Di akhir sesi, ternyata saya malah yang mendapat banyak ilmu hasil sharing adik - adik panti. Mereka justru mengajarkan saya banyak ilmu kehidupan 🥹😁.

Kamis, 10 Juli 2025

Terus berkarya


Entah sampai kapan saya akan berhenti berkarya. Selama Allah masih memberi ilham notasi dan lirik, selama pula karya-karya itu akan saya upayakan dan wujudkan.

Rabu, 11 Juni 2025

ikut test TOEFL ITP Di Elti Jogja

Nemu arsip yang monumental, slip transfer ke ELTI Jogja, untuk bayar tes TOEFL ITP (certified by ETS America) 400 RB, cukup Mahal sekali, setara gaji sebulan ngajar Di smk swasta kala itu 😂. Terinspirasi film sang pemimpi karya bang Andrea Hirata, adaptasi novel tetralogi Laskar pelangi. Kenapa waktu itu nekat ambil TOEFL ITP?, karena obsesi daftar ke scholarship di ADS Australia development scholarship. Semua Akibat dari kegelisahan dan idealisme mahasiswa swasta di desa ( absurd sekali 🤣), muncul ketidakpuasan dengan lingkungan akademik yang sangat tidak representative, Dan niat suci membangun negeri 😎. Meski belum berhasil tembus ke Monash university, Alhamdulilah, pernah segila itu semangat belajar 😀.

#toefl #english #monashuniversity #scholarship #australia #andreahirata

Senin, 02 Juni 2025

Gate of intuitions


Credits:

Album Title: Gate of intuitions 
Producer: Ari Amnan https://instagram.com/ari_amnan_id
Composer: Ari Amnan
Sound engineer: Ari Amnan
Music publishing: BagBeat music https://instagram.com/bagbeatmusic
℗ & © : Ari Amnan 

Song list 




Senin, 19 Mei 2025

Berkarya ialah menyambung usia


Saya sangat tertarik dengan literasi, dari fiksi hingga non fiksi (science). Namun lain hal dalam musik, khususnya dalam menulis lagu, yang akhir - akhir ini saya cukup intens membuat karya. Lagu kedua yang saya tulis ialah "Engkau milikku" , tepatnya tahun 2009 lagu tersebut tercipta. Lagu tersebut sempat saya bawakan secara live sendirian ketika masih kuliah, tepatnya ketika mewakili pengurus BEM dalam acara renungan akhir tahun yang diadakan rekan-rekan HMJ Bahasa Indonesia. Singkat cerita, berawal dari teman saya Tri wibowo yang beberapa hari menyatakan siap jadi vokalis untuk acara tersebut, dan Kami pun sudah beberapa kali latihan. 1 jam sebelum acara dimulai, saya sudah sampai di auditorium (aula) dan bergegas mengisi buku tamu (absensi). Sambil menge-cek SMS di HP, saya mulai coba tanya Tri wibowo teman saya, "Posisi dimana?" "Segera merapat, kita segera perform, Bro!", tanpa lama langsung masuk SMS "Sori Ri, aku masih Di Sine (rumah), tadi mau ke kampus tapi hujan lebat & angin, jadi gak bisa. Maaf yo ! " , langsung kubalas "Lha gimana iki gak ono vokalis e?", beliau dengan entengnya membalas "Coba main gitar & nyanyi sendiri bro" , dan terkahir kubalas "Yowislah, gak popo tak coba". Karena jarak kampus dan rumah Tri terlampau jauh, saya memaklumi nya, dan opsi terkahir harus memberanikan diri bernyanyi sambil memainkan gitar.

Awal tahun 2021, sewaktu mau buka YouTube untuk lihat konser - konser musik tiba - tiba muncul sebuah video tentang produksi musik, yang bisa dikerjakan dengan komputer, dari situ mulai saya ikuti tentang proses produksi musik dari awal hingga akhir. Selang beberapa hari melintas Di fikiran kenapa ya gak dari dulu tahu Dan belajar tentang produksi musik agar bisa membuat musik sendiri, karena mengingat jaman dulu itu sangat terbatas sekali akses untuk rekaman, itu pun harus punya budget besar.

Sambil mempelajari apa itu hak cipta, mechanical right, performing right, saya pun membeli sebuah Audio interface Dan microphone condenser brand "Behringer" kumulai produksi musik dengan segala keterbatasan baik skill maupun alat, gitar pun modal pinjaman.

Setelah musik diproduksi dengan kualitas jauh dari sempurna, karya musik tetap saya rilis di digital platform seperti Spotify, joox, Apple music, dll. 

Bagi saya berkarya bukan hanya sekedar berkarya. Namun sebagai bentuk bersyukur atas pemberian Allah berupa ide, inspirasi berupa notasi & lirik. Selain itu, berkarya merupakan sebuah milestone melanjutkan hidup ketika kita sudah berpulang (wafat), karena karya itu akan terus berlanjut dan tetap Ada selama bumi masih berputar. Saya berharap Karya - karya saya akan terus membersamai anak cucu kelak di kemudian hari, memberikan insight, membuka cakrawala, mewarnai konstruk berfikir, untuk lebih bisa mensyukuri segala bentuk nikmat yang Allah berikan, dengan mengindera secara kontemplatif atas apa yang ada dalam hidup ini

Jumat, 21 Maret 2025

Aku Hambamu



Aku hambamu
(Composer & Author: Ari Amnan)

Intro

Verse 1
Terlahir di bumi dengan kedua mata
lihat alam semeseta anugerah pencipta
tak ada yang sia – sia juga percuma
semua sama di mata Tuhan yang Esa

verse 2
Iman & taqwa yang ada didalam dada
Pembeda antara satu dan yang lainnya.
Tak peduli tua, muda, bahkan remaja
semua sama - sama sebagai hambanya.

Chrous
Aku hanyalah hambamu
terciptaku untuk sujud kepadamu
dan dengan asmamu aku memujimu
dan dengan rahmatmu aku berserah

verse 3
setiap nafas yang berhembus untuk hidup
tanpa jeda tanpa henti kita nikmati
jangan sampai kita lupa untuk syukuri
semua ini karena Allah Illahi Robbi

Verse 4
Hidup di dunia ini singkat sekali
ladang bekal untuk hidup akhirat nanti
tetap waspada juga tetap hati – hati
jadi pribadi yang selalu diridhoi

Chrous
Aku hanyalah hambamu
terciptaku untuk sujud kepadamu
dan dengan asmamu aku memujimu
dan dengan rahmatmu aku berserah
Aku hanyalah hambamu
terciptaku untuk sujud kepadamu
dan dengan asmamu aku memujimu
dan dengan rahmatmu aku berserah

Song title: Aku hambamu 
Producer: https://instagram.com/ari_amnan_id
Composer & Author: Ari Amnan
Sound engineer: Ari Amnan
Music publishing: BagBeat music https://instagram.com/bagbeatmusic


Jumat, 28 Februari 2025

Kisah yang telah usai



Kisah yang telah usai 

Kisah yang telah usai
(Composer & Author: Ari Amnan)

Verse 1
Sekian lama kita berpisah tiada jumpa
Semua ikrar yang kau torehkan pun memudar
Kisah - kisah yang telah usai dan terurai
Menjadi puing - puing usang dan menghilang

Verse 2
Setiap jengkal memory lampau yang menghantui
Membujuk tuk mengingat lagi nostalgia
Kusadari semua yang usai telah berlalu
Terkubur bersama ingatan masa lalu

Chorus
Lupakan semua cerita yang tak pernah jadi nyata sia - sia
Lupakan semua rasa yang pernah singgah menjaga kini sirna
Semua yang terlewati tak akan pernah kembali hiasi hati
Semua yang terlewati menjadi sebuah sisi hidup ini
Interlude (Solo guitar)
Chorus
Lupakan semua cerita yang tak pernah jadi nyata sia - sia
Lupakan semua rasa yang pernah singgah menjaga kini sirna
Semua yang terlewati tak akan pernah kembali hiasi hati
Semua yang terlewati menjadi sebuah sisi hidup ini
Lupakan semua cerita yang tak pernah jadi nyata sia - sia
Lupakan semua rasa yang pernah singgah menjaga kini sirna
Semua yang terlewati tak akan pernah kembali hiasi hati
Semua yang terlewati menjadi sebuah sisi hidup ini

Song title: Kisah yang telah usai 
Producer: Ari Amnan https://instagram.com/ari_amnan_id
Lead vocal: Endras churniawan https://instagram.com/endraschur
Composer & Author: Ari Amnan
Sound engineer: Ari Amnan
Music publishing: BagBeat music https://instagram.com/bagbeatmusic

#musik #kisah #sudah #kisahyangtelahusai #ariamnan


Selasa, 18 Februari 2025

Belajar gitar & Nge-Band

Dulu waktu belajar gitar semasa SMP pernah dikatain teman begini " wong iku nek gak nduweni bakat musik ora bakalan iso belajar gitar" yang artinya "Orang itu kalau tidak punya basic skill di music gak bakalan bisa belajar main gitar", sempat down juga karena memang juga gak punya gita dan mandek gak lanjut belajar. Di tengah perjalanan kelas 3 SMK, tiba tiba keinginan belajar gitar muncul kembali, karena lihat teman- teman sebaya Di kampung sudah bisa mainin lagu "Mimpi yang sempurna" , nekat ikut belajar meski dikatain telat belajar, itupun juga masih belum punya gitar, bahkan sering pinjam sana sini untuk latihan otodidak sambil membaca majalah musik "MBS" music book selection, dan majalah kunci gitar Top 40.

Sempat punya band dengan nama "Giza" dengan formasi saya sendiri pada gitar 2, kemudian Yudhi pada gitar 1, Dodik pada Drum, Eka pada vokal,dan hendra pada Bass. Influence musik kami waktu itu ialah Green day band. Sempat mengikuti beberapa perlombaan band , yang pertama sudah lupa tajuk event lomba nya, yang kedua "Indie nation" yang Di adakan oleh XL Di gedung Eka kapti sekitar awal 2006, Dan yang ke toga Di event "Sukhoi band festival" yang diadakan Di Lanud Iswahyudi di penghujung waktu ujian nasional, dan waktu itupun menjadi dilema antara ikut atau tidak karena menjelang ujian. Karena dianggap sebagai kesempatan terkahir untuk mengikuti event musik sebelum lulus, akhirnya disepakati untuk segera registrasi dengan membayar uang Rp. 75.000, itupun hasil patungan kita berlima, puas dan bangga mengikuti beberapa event meskipun tak pernah mendapat juara.

Masa kuliah, musik masih berlanjut diawali dengan sebagai pengisi acara mewakili kelompok ketika opspek. Kala itu kita menyajikan performing duo, saya main gitar Dan teman saya Di vocal, lagu yang kita mainkan waktu itu ialah "Kepastian yang kutunggu" by Gigi. Beberapa hari memasuki perkuliahan, tiba - tiba dipanggil senior yang merupakan ketua teater "Maisan", kaget kenapa Ada senior yang manggil, dan ternyata saya dipanggil untuk bergabung Di teater tersebut, karena senior - senior teater tahu saya berminat di musik sewaktu pentas seni Di opspek, karena mereka yang jadi panitia.

Di teater maisan banyak pengalaman Dan ilmu yang saya dapat, karena teater maisan ini menghimpun semua bakat seni, dari Grup Tari kipas, kemudian Ada grup lawak "Opak", komunitas Puisi, drama, dll. Hal yang paling amazing waktu ialah kenal dengan senior yang permainan gitarnya paling overwhelming di kampus, namanya Anton risma. Dari kenal beliau di teater, saya banyak mendapat referensi musik tentang Rock classic seperti Iron maiden, Halloween, steel heart, dll. 

Beberapa pementasan saya sempat bermain kala bergabung Di teater, tentunya sebagai gitaris 2 mengiringi lead guitar Mas Anton Risma, baik memainkan lagu populer (pada masanya) dengan beberapa vokalis, musikalisasi Puisi, dan mengiringi teater sendiri sebagai musik latar.

Karena Ada konflik internal di teater, saya sempat vakum, dan membentuk band dengan nama S.Pd ( Sound of pure deal) dengan member Saya pada Bass, Anton risma pada lead guitar, Rafli pada vocal, dan Imron pada Drum. Semuala berawal dari iseng ajakan jamming dengan memainkan lagu lagu dari muse seperti "Hysteria, Unintended, time is running out, dll. Kecocokan dalam bermusik sangat terasa, hingga kami memiliki jadual tetap latihan setiap seminggu sekali untuk latihan di Smile music studio. Tak hanya latihan rutin sebagai penyalur energy bermusik, setiap opspek atau pkmb Di setiap awal tahun akademik pun kami tak pernah absen sebagai band pengisi acara. 





Kamis, 13 Februari 2025

Tak ada selain dirimu


Tak ada selain dirimu
(Composer & Author: Ari Amnan)

Chorus
Aku sudah bilang sama kamu, 
jangan ragukan hatiku
Aku sudah bilang sama kamu 
tak ada selain dirimu

Intro

Verse 1
Sekian lama kita berjalan bersama – sama
jalani hari yang trus berganti tiada henti
meskipun badai datang menghadang tetap kuterjang
sejengkal pun tak aku berpaling dari dirimu

Chorus
Aku sudah bilang sama kamu, 
jangan ragukan hatiku
Aku sudah bilang sama kamu 
tak ada selain dirimu
Aku sudah bicara denganmu, 
kan setia selamanya
Aku sudah bicara denganmu, 
kamu ratu di hatiku
verse 2
Dua matamu pandang mataku tiada jemu
tak ada tabir sekat, dan tirai menutup rindu
denyut nadiku menjadi hidup karena dirimu
dan kunyatakan hanya dirimu yang kumiliki
Interlude (Solo guitar)
Chorus
Aku sudah bilang sama kamu, 
jangan ragukan hatiku
Aku sudah bilang sama kamu 
tak ada selain dirimu
Aku sudah bicara denganmu, 
kan setia selamanya
Aku sudah bicara denganmu, 
kamu ratu di hatiku
Aku sudah bilang sama kamu, 
jangan ragukan hatiku
Aku sudah bilang sama kamu 
tak ada selain dirimu
Aku sudah bicara denganmu, 
kan setia selamanya
Aku sudah bicara denganmu, 
kamu ratu di hatiku


Jadi Guru Bahasa inggris SMK

Circa 12 Mei 2012. 5 bulan jadi guru Bahasa Inggris di sebuah SMK swasta tepatnyaSMK Kesehatan BIM ngawi. Masa masa ...